
Setelah beberapa waktu lalu pemerintah Jepang mempertimbangkan standarisasi penggunaan Twitter untuk komunikasi darurat, Twitter rupanya menyambut gagasan tersebut dengan menghadirkan sesuatu yang sangat menarik. Baru-baru ini Twitter meluncurkan fitur baru di Jepang yang disebut Lifeline.
Fitur Lifeline ini memungkinkan pengguna Twitter Jepang untuk menggunakan kode pos mereka dalam menemukan dan mengikuti akun lokal yang penting dalam keadaan darurat. Fitur ini tentu sejalan dengan wacana Jepang untuk menerapkan social media dalam penanganan kondisi darurat.
Akun-akun tersebut bisa merupakan akun yang dikelola oleh pemerintah kota, kabupaten atau prefektur, yang akan memperbarui hal-hal atau informasi mengenai bencana alam atau keadaan darurat. Akun ini juga dapat mencakup media lokal dan perusahaan utilitas yang menginformasikan tentang pemadaman listrik atau layanan lain yang diperlukan pada pelanggan.
Fitur ini cukup memudahkan, karena pengguna yang mungkin belum mengikuti salah satu akun tersebut dapat dengan cepat mendapatkan akses mengenai informasi ketika bencana terjadi. Mereka hanya perlu memasukkan kode pos dan mereka akan mendapatkan akses informasi yang paling penting dengan segera.
Product manager Twitter, Jinen Kamdar mengatakan, karena Twitter sering menjadi media yang digunakan saat krisis, maka mereka berharap untuk memperluas fungsi tersebut ke lebih banyak lokasi di seluruh dunia. Meski demikian, untuk saat ini fitur Lifeline baru tersedia di Jepang, di mana Twitter telah bekerjasama dengan pemerintah daerah dan Perdana Menteri Lifeline Commission untuk mewujudkannya. Hmm.. kapan Indonesia akan mendapatkan fitur serupa?