China tak hanya gencar memproduksi perangkat smartphone dan tablet murah. Baru-baru ini situs Reuters melaporkan jika China Movie Channel yang dioperasikan oleh pemerintah akan segera meluncurkan online video service serupa dengan Netflix. Kabarnya layanan ini akan mulai diluncurkan tahun ini.
Langkah ini dikabarkan akan membawa aliran pendapatan yang cukup besar ke Hollywood, karena layanan yang belum memiliki nama tersebut akan melakukan streaming film dan acara TV dari industri motion-picture untuk sebagian besar pelanggan di China. Investor mengatakan bahwa layanan video baru China tersebut telah menandatangani perjanjian konten dengan Viacom Paramount Pictures.
Longei Liang yang bertindak sebagai managing director dari perusahaan movie-streaming website China, M1905, mengomentari bahwa Paramount Pictures akan menyediakan film dan TV show dari library mereka, termasuk film populer “Mission Impossible” untuk video service China yang baru nanti. Liang juga menambahkan jika negosiasi dengan studio lain, termasuk Metro-Goldwyn-Mayer atau MGM telah dilakukan.
China Movie Channel bersama dengan Jiaflix Enterprises akan bekerja pada layanan baru ini. Jiaflix Enterprise sendiri merupakan sebuah perusahaan film yang bertujuan untuk menjembatani industri film China dan AS. Langkah ini tentunya akan semakin memanjakan pecinta film di negara tersebut. Hmm.. akankah Indonesia menyusul langkah China ini? :)